Pesona Wisata Banten,dari Bentang Alam hingga Sejarah

Oleh: Dwi Andika

sumber : http://banten.travel

Provinsi Banten berada di wilayah terbarat di Pulau Jawa. Sempat menjadi Bagian dari Provinsi Jawa Barat sebelum melakukan pemekaran pada tahun 2000. Provinsi Banten memiliki pesona wisata yang indah, mulai dari pantai, pegunungan bahkan potensi wisata kebudayaan yang memikat.

Berada tidak jauh dari Ibu Kota Jakarta, menjadikan Banten sebagai tujuan wisata warga ibu kota. Tidak hanya karena lokasinya yang dekat, Banten memiliki banyak tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Keindahan Bentang Alam Banten

sumber : rmolbanten

Anda pasti sudah pernah mendengar Pantai Anyer, pantai nan indah denhan pasir putihnya yang bersih membuatnya istimewa. Jika Anda terpesona dengan pantai-pantaidi Bali dan Lombok, Pantai Anyer tidak kalah indahnya.

Selain Pantai Anyer ada deretan pantai lain yang cukup dikenal dan memiliki pemandangan laut yang indah. AdaPantai Sawarna yang memiliki ombak bagus dan menjadi lokasi yang cocok untuk surfing. Ada pulaPantai Carita, kawasan Pantai Tanjung Lesung dan Pantai Karang Bolong.

Tidak hanya pantai, Banten memiliki  pulau yang cantik. Seperti Pulau Tunda dan Pulau Sangiang yang memiliki panorama begitu menawan nan eksotis. Bagi pencinta dan peneliti burung, Pulau Dua menjadi surganya. Sebab di pulai ini menjadi lokasi persinggahan burung-burung langka berasal dari berbagai belahan dunia.

sumber : wikimedia

Keindahan alam Banten juga dapat terlihat dari gunung fenomenalapalagi jika bukan Gunung Anak Krakatau. Gunung yang lahir dari letusan dahsyat Gunung Krakatau ini banyak menarik perhatian. Sebab letusan ibunya sangat dahsyat dan menghebohkan dunia membuat penasaran para wisatawan untuk melihat lebih dekat. Kinibisa disebut wisata ekstrem di selat sunda sebabgunung masih aktif.

Menikmati keindahan alam sekaligus belajar dapat dilakukan dengan mengunjungi Taman Nasional Ujung Kulon. Kawasan dilindungi ini menyimpan hewan langka yang dilindungi yakni badak bercula satu yang sangat langka. Tentu saja Taman Nasional Ujung Kulon telah dikenal seantero dunia sebagai rumah terakhir badak bercula satu.

Wisata Budaya dan Sejarah di Banten

sumber : pesona.travel

Tidak hanya bentang alam yang indah, Banten juga dianugerahi kebudayaan menarik dan peninggalan yang menyimpan banyak sejarah. Hal ini juga menjadi potensi wisata yang menarik danmulai dikembangkan pemerintah setempat.

Wisatawan dapat menyaksikan pagelaran prosesi budaya Seba Baduy. Acara tersebut menjadi prosesi budaya tahunan bagi masyarakat adat Baduy. Suku Badui sendiri adalah suku adat yang memegang teguh ajaran dan tradisi leluhur yakni dengan hidup bersama alam. Merek tinggal di Pegunungan Kendeng, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Lebak, Banten.

sumber : detik.net.id

Kini suku badui terbagi menjadi dua yakni badui luar dan badui dalam. Badui luar sudah sedikit menyerap budaya di luarseperti penggunaan peralatan mandi, peralatan elektronik dalam kegiatan sehari-hari. Sedangkan Badui dalam memegang teguh adat secara ketat.

Pengunjung di luar Suku Badui bisa berkunjung melihat lebih dekat kehidupan mereka, tentu dengan mengikuti aturan yang ada. Ada pis pendaftaran dj Desa Keduketeg sebelum memasuki desa adat Badui. Khusus untuk memasuki Badui dalam dilarang membawa barang elektronik seperti kamera, handphone dan sebagainya. Anda juga akan didampingi selama perjalanan.

Ada pula  cerita sejarah terpendam yakni pembangunan jalan raya Anyer-Panarukan. Jalan sepanjang 1000 km ini dibangunHerman Willem Daendels, Gubernur Jendral hindia Belanda. Sejarah pembangunan besar di negeri ini yang diselesaikan dalam waktu 1 tahun.

Sebagai kota pelabuhan tertua di Pulau Jawa, Banten juga memiliki banyak peninggalan cagar budaya berupa situs sejarah. Peninggalan tersebut kemudian menjadi kawasan wisata sejarah yang menarik seperti Benteng Speelwijk,Keraton Surosawan, Keraton Kaibon,Masjid Agung Banten, Vihara Avalokitesvara hingga Museum Situs Purbakala peninggalan Kerajaan Banten.